Dikisahkan, syahdan, seorang jejaka dan gadis datang
menemui Sulaiman bin Daud. Nabi Sulaiman pun mengikat keduanya dengan jalinan
pernikahan. Lalu, keduanya keluar dari pertemuan tersebut dengan penuh bahagia
dan sukacita.
Begitu keduanya keluar dari pertemuan dengan Sulaiman,
masuklah malaikat maut menemui Sang Nabi, seraya berkata, "Wahai Nabi
Allah, di tengah sukacita dan keriangan mereka berdua, jangan kaget, karena
saya diperintahkan untuk mencabut ruh sang pemuda lima hari setelah ini."
Sulaiman pun selalu memantau dan mengawasi pemuda itu.
Setelah berlalu lima hari, ternyata ia masih hidup. Hingga lima bulan pun,
pemuda itu masih hidup juga. Sulaiman merasa heran.
Ketika Sulaiman dihantui keheranan tersebut, datanglah
malaikat maut menemui Sulaiman, sambil berkata, "Hai Sulaiman, jangan
terkejut dengan hal itu. Seperti yang sudah saya katakan padamu, saya akan
mencabut ruh pemuda tersebut lima hari setelah itu.
Begitu dia keluar dari sisimu, seorang peminta datang
menemuinya, dan pemuda itu pun memberinya lima dirham, sambil meminta didoakan
agar dia panjang umur. Maka, aku pun diperintahkan untuk menangguhkan hal itu
selama lima tahun karena keberkahan sedekah pemuda itu."
***) Makmun Nawawi (Republika Online)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar